Pendampingan Penerapan Social Media Marketing Untuk Promosi Produk Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.24014/menara.v15i1.12878Keywords:
social media marketing, promosi, Industri Kecil dan Menengah (IKM)Abstract
Bengkalis adalah salah satu kabupaten yang memiliki jumlah Industri Kecil dan Menengah (IKM/UKM) terbanyak di Provinsi Riau. Namun demikian beberapa tahun belakangan perolehan laba dari IKM/UKM di wilayah tersebut telah mengalami penurunan. Kondisi ini menjadikan IKM/UKM tersebut dituntut untuk lebih gencar melakukan kegiatan promosi agar produk-produk dari daerah tersebut lebih banyak dikenal dan dibeli oleh konsumen. Penggunaan media sosial sebagai media promosi sangatlah penting untuk diterapkan guna meningkatkan penjualan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan tentang penerapan pemasaran melalui media sosial (social media marketing) sebagai media promosi untuk produk-produk yang dihasilkan oleh pengusaha IKM dan juga Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat bulan dengan kegiatan utama dilaksanakan di kantor Disperindag Kabupaten Bengkalis. Peserta yang hadir lebih dari empat puluh orang yang terdiri dari para pengusaha IKM yang ada di Bengkalis serta para staf dan pegawai Disperindag itu sendiri. Respon yang positif telah diberikan para peserta atas kegiatan tersebut. Dari kegiatan ini diketahui bahwa tidak seorang pun dari peserta yang menggunakan media sosial sebagai media promosi produk mereka. Sebagian besar peserta juga belum memiliki pengetahuan yang baik dalam menggunakan teknologi informasi berbasis internet. Melalui kegiatan pendampingan ini, para pengusaha IKM mendapatkan pengetahuan baru serta kemampuan awal dalam penerapan social media marketing yang sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha terutama dalam hal promosi produk mereka.
References
Anggoro, et. al. 2009. Direct Marketing dan Online Marketing. Jakarta: Universitas Sahid.
Ardianto, Elvinaro. 2010. Metode Penelitian untuk Public Realtions Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Evan, Dave. Mckee, Jake. 2010. Social media marketing: The Next Generations of Business Engagement. Canada: Wiley Publishing.
Kaplan, A.M. & Haenlein. M. 2010. Users of The World. Unite! The Challenges and Oppurtunities of Social Media. Bussines Horizons. 53. 59-68.
Kotler, Philip. 2004. Manajemen Pemasaran. Jilid 1 dan Hilid 2 Edisi Milienium. Jakarta : Prenhallindo.
Shimp, Terence A. 2003. Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Terpadu. Jakarta: Erlangga
Solis, Brian. 2011. Engage : The Complete Guide for Brands and Businesses to Build. Cultivate. and Measure Succes in the New Web. New Jersey: John Wiley & Sons
Stelzner, A. Micheal. 2013. 2013 Social media marketing Industry Report: How Marketeers Are Using Social Media to Grow Their Bussinesses. Social Media Examiner.
www.disperindagkop.tanahbumbukab.go.id/industri_kecil_menengah/2012
Downloads
Published
Issue
Section
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Menara Riau and published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) of Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau as publisher of the journal.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors automatically transfer the copyright to the journal and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY SA) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate permission for non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).